Sejarah dan Perkembangan Virtual Memory
Nama : M. Rafly Dwi Putra Iswadi
Kelas : IF21C
NPM : 21312091
Sejarah
Memory
Perkembangan micro
computer, atau yang lebih sering disebut dengan PC (Personal Computer) yang
sedemikian pesat tentunya tidak lepas dari kebutuhan manusia akan informasi
yang harus diolah oleh PC serta tentu saja perkembangan teknologi, khususnya
teknologi perangkat keras, perangkat lunak, serta fungsi atau algoritma yang
digunakan dalam memproses informasi yang diolah tersebut. Masih terbekas dalam
ingatan kita akan perayaan 20 tahun PC yang jatuh pada bulan Agustus 2001 yang
lalu, yang apabila kita cermati saat ini kita berada pada masa dimana PC telah
menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Jika pada awal
ditemukannya, PC masih dianggap sebagai barang mahal, kini hampir semua orang
sudah memilikinya. Bisa dikatakan, orang yang tidak mengenal komputer akan
dicap sebagai orang yang gagap teknologi. Jika pada saat itu PC yang diotaki
oleh prosessor Intel 8088 hanya mampu berjalan dengan kecepatan 4,77 MHz yang
digunakan untuk menggerakkan program pengolah kata dalam pembuatan dan editing
dokumen, spreadsheet sederhana untuk mengerjakan pekerjaan akuntansi maupun
bisnis, dan program database sederhana serta sedikit program pendidikan dan
game yang juga masih sangat sederhana. Kini PC yang diotaki Intel Pentium4
mampu berlari dengan kecepatan 2GHz, bahkan baru – baru ini Intel Corp melalui
ajang Intel Developer Forum-nya, telah menunjukkan demo prosessor Intel berkecepatan
3,5GHz! Suatu lompatan penemuan teknologi yang cukup fantastis. Namun
perkembangan kemampuan PC tidak selalu ditentukan oleh perkembangan prosessor
semata. Masih faktor lainnya, seperti teknologi chipset, memori, kartu VGA,
perangkat media simpan, dan sebagainya. Semua perangkat saling berkembang,
berevolusi ke arah yang lebih baik untuk bersama – sama membangun sistem PC
yang tangguh. Untuk itulah, melalui makalah ini, penulis mencoba memberikan
sedikit informasi mengenai evolusi perangkat memori pada PC. Namun sebelum
melangkah pada pokok permasalahan, perlu ditegaskan terlebih dahulu ruang
lingkup pembahasan makalah ini. Evolusi memori yang penulis bahas pada makalah
ini hanya meliputi memori utama (main memory) jenis RAM (Random Access Memory)
yang digunakan pada komputer mikro (PC). Perkembangan kemampuan prosessor yang
pesat tentunya harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan memori. Sebagai
penampung data / informasi yang dibutuhkan oleh prosessor sekaligus sebagai
penampung hasil dari perhitungan yang dilakukan oleh prosessor, kemampuan
memori dalam mengelola data tersebut sangatlah penting. Percuma saja sebuah
sistem PC dengan prosessor berkecepatan tinggi apabila tidak diimbangi dengan
kemampuan memori yang sepadan. Ketidak tepatan perpaduan kemampuan prosessor
dengan memori dapat menyebabkan inefisiensi bagi keduanya. Katakanlah kita
memiliki prosessor yang mampu mengolah arus data sebanyak 100 instruksi per
detiknya, sementara kita memiliki memori dengan kemampuan menyalurkan data ke
prosessor sebesar 50 instruksi per detiknya. Lalu apa yang terjadi? Sistem akan
mengalami bottleneck. Prosessor harus menunggu data dari memori. Instruksi yang
seharusnya dapat dikerjakan dalam waktu 1 detik menjadi 2 detik karena
kemampuan memori yang terbatas.
Macam
– Macam Memory
1. RAM
RAM adalah singkatan
dari Random Access Memory. Sebuah bagian dari sistem komputer yang sangat
penting. Tidak hanya pada komputer PC maupun notebook saja yang membutuhkan
RAM, PDA dan banyak perangkat elektronik lain pun ikut membutuhkan bagian ini.
Dan untuk setiap
peralatan memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda-beda. Misalkan saja sebuah
komputer yang masih menggunakan operating system lama contohnya Windows 98,
maka RAM yang dibutuhkan tidak akan sebesar komputer yang menggunakan Windows
XP sebagai operating system-nya.
Selain operating
system, aplikasi yang dijalankan pun sangat bergantung kepada RAM. Semakin
berat aplikasi yang akan dijalankan, maka bobot RAM akan semakin besar. Karena
pada RAM-lah untuk sementara aplikasi atau data yang tengah Anda akses
tersimpan.
Sedangkan untuk
membeli sebuah RAM, bukan bobot saja yang akan menjadi pertimbangan utama. Tapi
juga ada aspek lain yang tidak kalah pentingnya harus ikut dipikirkan. Seperti
kecepatan, tipe, jenis soket, dan motherboard yang digunakan.
Karena saat ini,
selain setiap aplikasi memiliki kebutuhan sistem yang berbeda-beda, kehadiran
RAM pun sudah sangat beragam. Sedangkan harganya semakin hari semakin
terjangkau. Teknologi yang ada pada RAM pun terus berkembang. Mulai
ditemukannya DDR, sistem dual-channel,DDR2,dll.
Belum lagi
kecepatannya yang juga semakin lama semakin cepat. Dari hanya 66 MHz sampai
kini telah mencapai 600 MHz. Begitu pula dengan kapasitas. Sepuluh tahun yang
lalu RAM 8 MB masih sangat mudah ditemukan, tetapi sekarang RAM ini sangat
sulit ditemui. Para penjual perangkat komputer lebih banyak menawarkan RAM
dengan memory minimal 128 MB per kepingnya. Betapa langkah yang sangat jauh
telah dilalui RAM dalam perkembangannya.
Perkembangan RAM
1. Pada tahun 1987,
RAM jenis FPM (Fast Page Mode) diperkenalkan. FPM merupakan bentuk RAM yang
paling kerap digunakan dalam system komputer pada masa itu. FPM juga turut
dikenali sebagai DRAM (Dynamic Random Access Memory) sahaja. FPM menggunakan
modul memori SIMM (Single Inline Memory Module) 30 pin dan SIMM 72 pin.
2. Pada tahun
1995,perkembangan teknologi maklumat telah menghasilkan modul memori yang
seterusnya iaitu EDO (Extended Data Out). EDO mirip dengan FPM, cuma ia
diubahsuai sedikit untuk membolehkan akses memori berturutan berlaku dengan
labih pantas. Ini bermakna ‘pengawal memori’ boleh menjimatkan masa dengan
mengurangkan beberapa langkah dalam proses pengalamatan (addressing). EDO juga
membolehkan CPU mengakses memori 10% hingga 15% lebih pantas berbanding dengan
FPM.
3. Pada tahun
1997SDRAM diperkenalkan, dengan clock speed (kecepatan putaran) 66 MHz, SDRAM
ini mampu menghantarkan data dengan kecepatan maksimal 533 MB/det. Lalu seiring
dengan clock speed yang bertambah kencang, kecepatan pengantaran datapun
menjadi semakin cepat.Untuk SDRAM dengan clock speed 133 MHz, data yang
dihantarkan dapat mencapai 1,066 GB/det.
4. Pada tahun 1999
RDRAM diperkenalkan, RDRAM lebih banyak ditujukan untuk atau user lain yang
memang sangat membutukan memory berkecepatan tinggi.Kualitas yang dimiliki oleh
RDRAM mengakibatkan harganya sangat tinggi. Dan untuk mencarinya pun tidak
semudah SDRAM atau DDR. RDRAM menggunakan modul yang disebut RIMM. Berbeda
dengan modul yang dimiliki SRAM atau DDR yang menggunakan transfer data secara
paralel pada data bus 64-bit. RDRAM menggunakan transfer data secara serial
pada data bus 16-bit.RDRAM yang paling umum digunakan adalah RDRAM yang
memiliki kecepatan 1,6 GB/det. RDRAM ini lebih dikenal dengan sebutan
RIMM1600.Sedangkan RDRAM yang menggunakan data bus 16-bit saat ini sudah dapat
mencapai kecepatan 2,4 GB/det (RIMM2400).Sedangkan untuk jenisnya, RDRAM ada
dua macam yang pertama adalah yang bekerja pada data bus 16-bit dan yang kedua
adalah RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit. Jika RDRAM yang bekerja pada
data bus 16-bit memiliki jumlah pin sebanyak 184 pin dan diperuntukkan untuk
sistem single-channel, maka RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit memiliki
jumlah pin sebanyak 242 pin, dan diperuntukkan bagi sistem dual-channel. Serta
satu lagi yang menjadi ciri khas dari RDRAM adalah adanya fasilitas yang dapat
menjaga agar memory tidak panas.Sebenarnya dari performa mungkin tidak jauh
berbeda, namun untuk beberapa sistem menggunakan RDRAM akan sangat mendukung
terlebih lagi server. Oleh sebab itu, yang paling banyak menggunakan RDRAM
adalah server.
5. Pada tahun
2000,DDR-SDRAM diperkenalkan. RAM ini merupakan inovasi daripada SDRAM di mana
ia menjanjikan DDR yang kali pertama muncul, memang memiliki clock speed yang
sama dengan SDRAM yaitu 100 MHz, tetapi meskipun sama kecepatan pengantaran
datanya jauh lebih besar DDR. Hal ini disebabkan dalam satu putarannya DDR
melakukan sekaligus dua pekerjaan (pengoperasionalan). Berbeda pada SDRAM yang
hanya melakukan satu pengoperasionalan. Hasilnya: pada DDR dengan clock speed
100 MHz, data yang dihasilkan dapat mencapai 2,1 GB/det. Nilai inilah yang
menjadi alasan mengapa DDR ini disebut DDR dengan tipe PC2100.
Sampai saat ini, nilai
maksimal yang diakui oleh The JEDEC Solid State Technology Association, sebuah
asosiasi yang bertanggung jawab tentang standar memory ini adalah nilai yang
dimiliki oleh DDR400 PC3200, yaitu 3,2 GB/det. Padahal saat ini ada beberapa
produsen RAM yang menawarkan RAM dengan kecepatan yang jauh lebih besar lagi.
Seperti Corsair, Kingston, Mushkin, dan beberapa produsen lainnya sudah ada
yang berani menawarkan DDR dengan tipe PC3700 dan PC4000 yang masing-masing
sanggup menghantarkan data dengan kecepatan 3,7 GB/det dan 4 GB/det. Sayangnya,
DDR ini masih sulit dicari di pasaran, khususnya di Indonesia.
DDR dengan kecepatan
tinggi tersebut sangat cocok digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan para gamers
dan untuk para pengguna yang sangat sering menggunakan sistem overclock. Karena
DDR dengan kecepatan tinggi ini mampu menangani pengoperasian yang membutuhkan
panas tinggi, seperti penerapan overclocking.
6. Pada tahun 2004di
perkenalkanlah DDR2 SDRAM, Energi: DDR2 membutuhkan energi setengah lebih kecil
dari energi yang dibutuhkan DDR biasa beroperasi, sehingga dapat mengurangi
panas pada komputer. Apalagi pada notebook yang secara otomatis juga akan lebih
menghemat baterai.
High clock speed: DDR2
menggunakan clock speed awal sebesar 400 MHz. Nilai ini juga masih bisa di
tingkatkan menjadi 800 MHz. Ketahanan: Dengan DDR2, Anda dapat memiliki satu
keeping 2 GB dan dipasangkan pada single bank module.
Karena daya tahan DDR2
masih lebih baik dari DDR biasa.
* Ukuran: Dari segi
ukuran, DDR2 juga masih lebih kecil dibandingkan DDR biasa.
* Teknologi koneksi:
DDR2 menggunakan teknologi koneksi yang dinamakan Ball Grid Array (BGA), yang
belum digunakan pada DDR biasa.
7. Dual Core adalah
penggunaan dua buah inti (core) prosesor dalam sebuah kemasan prosesor
konvensional. Dual core (inti prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk
meningkatkan kinerjanya. Setiap core ini tidak lebih cepat dibanding CPU biasa
dengan clockspeed yang sama, tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2
inti prosesor tersebut.
Logikanya, menggunakan
prosesor multi-core akan mempercepat perhitungan algoritma yang dikerjakan
sebuah sistem PC. Diibaratkan, berpikir sebuah pekerjaan dengan menggunakan dua
otak, tentunya pekerjaan itu akan lebih cepat selesai. Produsen prosesor
terkemuka di dunia (Intel dan AMD), mengembangkan teknologi dual core ini
karena tuntutan aplikasi-aplikasi yang semakin tinggi atas prosesor yang
memiliki tingkat komputasi yang tinggi. Karena pengembangan prosesor dengan
menggunakan satu inti sudah mulai stagnan, maka mulai dikembangkan prosesor
yang memiliki inti prosesor lebih dari satu.
8. CORE 2 DUO Pada
tahun 2006 di luncurkanlah Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama
Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan
untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan
pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik
dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga.
Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan
Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.
Processor yang sudah
menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang
sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz,
tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed
sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk
processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB,
sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari
processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer)
dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).
9. Quad core Altair FX
perlu F1207+ (29 Nov Inquirer)
AMD QuadCore akan
diberi nama Altair FX, mengunakan paket F1207+ dan board baru. Fitur CPU
mengunakan dual 4×8 dengan HT3.0. Procesor juga memiliki L3 2MB, DDR2 sampai
1066Mhz. Fitur HT3.0 memiliki peak 20.8GB/s sebagai generasi ke 2 dari I/O di
PCIe Gen2.
2. ROM
ROM adalah jenis
memori yang isinya hanya dapat dibaca dan tidak akan hilang ketika tidak
mendapatkan aliran sumber daya. Isi ROM merupakan program yang diisikan pada
ROM berdasarkan standar pabrik pembuatnya. Data yang tersimpan pada ROM tidak
berbentuk pulsa listrik sehingga bila tidak ada aliran listrik, data yang sudah
tersimpan tidak akan hilang.
Di dalam ROM terdapat
BIOS ( Basic Input/Output System). Instruksi yang ada dalam BIOS inilah yang
akan dijalankan oleh mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan. Ada juga
data yang terkandung dalam modul ini yang pertama kali diakses oleh sebuah komputer
ketika dinyalakan. Urutan-urutan yang terkandung di dalam modul ini dan yang
diakses pertama kali ketika komputer dihidupkan diberi nama BOOTSTRAP.
Dalam proses Bootstrap
ini, dilakukan beberapa instruksi seperti pengecekan komponen internal pendukung
kerja minimal suatu sistem komputer, seperti memeriksa ALU, CU, BUS pendukung
dari MotherBoard dan Prosessor, memeriksa BIOS utama, memeriksa BIOS kartu
grafik, memeriksa keadaan Memory Module, memeriksa keberadaan Secondary Storage
yang dapat berupa Floopy Disk, Hard Disk, ataupun CD-ROM Drive, kemudian baru memeriksa daerah
MBR (Master Boot Record) dari media penyimpanan yang ditunjuk oleh BIOS (dalam
prosesBoot Sequence).
Perkembangan ROM
dimulai dari ROM yang hanya dapat dibaca saja oleh user hingga ke ROM yang
dapat dibaca sekaligus ditulisi ulang.
• PROM ( Progammable ROM )
Jenis dari memori yang
hanya dapat diprogram. PROM dapat diprogram oleh user / pemakai, data yang
diprogram akan disimpan secara permanen. PROM bersifat non-volatile (data tidak
akan hilang meski tak ada aliran listrik). PROM hanya bisa ditulisi sekali saja
dan memerlukan peralatan khusus untuk proses penulisannya. Selain itu, PROM
menyediakan pendekatan yang lebih cepat dan murah karena dapat diprogram langsung
oleh user.
Ide dasar PROM adalah
setiap sel memori mengandung sebuah dioda dan kawat yang utuh. Ini menunjukkan
bahwa semua sel memori sedang mengantarkan sebuah logika. Bila kawat diputus
dari aliran listrik maka kawat tidak berhubungan dengan dioda dan ini berarti
logika 0 secara permanen disimpan dalam sel memori.
• EPROM ( Erasable Progammable Read – Only Memory )
Jenis memori yang
dapat diprogram oleh user. EPROM dapat dihapus dan diprogram ulang serta mampu
mempertahankan informasi yang tersimpan untuk waktu yang cukup lama. EPROM
dapat deprogram atau dinyalakan dengan penyala PROM.
Penghapusan pada EPROM
dilakukan dengan menggunakan sinar ultraviolet.
Jika EPROM harus diprogram ulang, digunakan jendela khusus di atas IC.
Cahaya ultraviolet diarahkan di bawah jendela EPROM selama 1 jam. Cahaya ultraviolet
ini akan menghapus EPROM dengan mengatur semua sel memori ke logika 1. setelah logikanya 1, maka EPROM dapat
diprogram.
Setelah proses
penghapusan dan pemrograman biasanya jendela EPROM diproteksi dengan stiker
opak. Stiker di jendela EPROM tersebut melindungi piranti dari cahaya
ultraviolet dari sinar matahari maupun fluor. EPROM juga dapat dihapus dengan
cahaya matahari secara langsung dalam waktu seminggu atau dengan cahaya fluor
di dalam ruangan selama 3 tahun.
Karena itulah EPROM dapat
digunakan untuk mengganti ROM pada saat software dikembangkan. Dengan cara ini,
perubahan dan update memori dapat dilakukan dengan mudah.
• EEPROM ( Electrically Erasable
Programmable Read-Only Memory )
EEPROM adalah memori
yang dapat diprogram oleh user. EEPROM dapat dihapus dan diprogram ulang secara
elektrik tanpa memindahkan chip dari circuit board. Memori ini merupakan ROM
yang dapat ditulisi kapan saja tanpa menghapus isi sebelumnya, hanya byte-byte
yang beralamat yang akan di-update. Operasi write memerlukan waktu yang lebih lama dibanding operasiread,
sekitar beberapa ratus milidetik perbyte. Meski demikian EEPROM mempunyai
kelemahan yaitu memerlukan tegangan yang berbeda untuk penghapusan, penulisan
dan pembacaan data yang tersimpan. Salah satu jenis EEPROM adalah Flash Memory.
Flash Memory biasa digunakan pada kamera digital, konsol video game dan chip BIOS.
3. FLOPPY
DISK ( Disket )
Floppy disk adalah
sebuah media penyimpanan disk yang terdiri dari disk media penyimpanan magnetik
tipis dan fleksibel, disegel dalam suatu pembawa plastik persegi panjang
dilapisi dengan kain yang menghilangkan partikel debu. Mereka dibaca dan
ditulis oleh disk drive floppy (FDD). Cakram liuk “dibaca” dan “ditulis”
menggunakan kandar cakram liuk (floppy disk drive, FDD). Kapasitas cakram liuk
yang paling umum adalah 1,44 MB (seperti yang tertera pada cakram liuk), meski
kapasitas sebenarnya adalah sekitar 1,38 MB.
Perkembangan Floppy
Disk
Floppy disk banyak
macam produknya, tetapi semua memiliki kemampuan dan harga yang relatif sama.
Umumnya floppy disk ini sebagai alat komunikasi antara satu komputer dengan
komputer lainnya, dimana dengan cepat kita mendapatkan dokumen dari satu
komputer ke komputer lain. Inipun terbatas pada data 1,4 MB, dan jangan lupa
floppy ini sering menjadi penyebab
terinfeksinya komputer kita karena virus yang dibawanya dari komputer lain
tersebut. Untuk itu proteksi pada komputer sangat penting, agar dapat menolak masuknya
virus tersebut. Pada saat ini banyak program anti virus yang dapat
dipergunakan, meskipun tidak semua anti virus tersebut berfungsi dengan
sempurna, tetapi sebagai langkah prefentif perlu dilakukan. Masing-masing anti
virus memiliki kekurangan dan kelebihan. Oleh karena peranan yang diembannya
cukup penting, maka kesehatan floppy perlu diperhatikan dan dijaga sebaik
mungkin. Cara yang efektif dalam menjaga agar floppy bekerja baik adalah secara
rutin dipakai membaca dan menulis serta membersihkan dengan menggunakan disk
cleaner yang ada. Sering dijumpai pada saat kita hendak menulis ke dalam
floppy, tiba-tiba tidak dapat dilakukan, sehingga didugafloppy yang rusak,
padahal belum tentu. Namun bila pada saat membaca atau menulis data ada suara
yang keras atau berisik dari floppy disk
tersebut, berarti floppy tersebut memang rusak. Sebenarnya banyak kerusakan
floppy disebabkan dari disket itu sendiri yang mungkin dalam kondisi berjamur
atau berdebu sehingga debu tersebut menempel pada headnya dan floppy tidak
dapat melakukan tugasnya dengan baik. Tahun 1969 merupakan awal dari Floppy
Disk. Pada awal kemunculannya Floppy Disk berukuran 8 inchi dan hanya dapat
menyimpan data sebesar 79,7 kb. Saat itu floppy disk hanya dapat membaca (read
only ) sehingga ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi atau dihapus.
Tahun 1976, hadir Floppy Disk berukuran 5¼ inchi. Dapat menyimpan data sebesar
110 kB. Pada perkembangannya terdapat Floppy disk 5¼ inchi yang dapat menyimpan
data sebesar 360 kb. PadaFloppy Disk 5¼ inchi telah dapat memodifikasi data dan
menghapus data. Pada tahun 1982 Floppy Disk ukurannya 3½ inchi. Pada awal
kemunculannya hanya dapat menyimpan data 264 kb. Pada perkembangan selanjutnya
terdapat Floopy Disk 3½ inchi yang berukuran 200 MB. Pada tahun 1990 an
keberadaan Floppy Disk berukuran 5¼ inchi mulai lenyap dan Floppy Diskukuran 3½
inchi menjadi dominan.
4. Harddisk
Hard Disk Drive atau
yang sering kita sebut sebagai ‘hard disk‘ merupakan salah satu komponen
terpenting dalam komputer. HDD mempunyai nama lain yang secara umum disebut
recording media yang berfungsi untuk menyimpan data. Banyak dari kita yang
menggunakan harddisk, tetapi mungkin sedikit sekali orang yang mengetahui asal
usul dari harddisk. Hard Disk Drive pertama kali dibuat dan diproduksi oleh
perusahaan IBM pada tahun 1956 yang kemudian disebut sebagai HDD Generasi
pertama. HDD pertama ini ditemukan dan diciptakan oleh Reynold Johnson. HDD ini
berlabel RAMAC 305 yang mempunyai kapasitas 5 Mega Bits atau 5.000.000 bits dan
berukuran 24 inch dan menggunakkan single head dalam pengaksessaanya.
Pada tahun 1961 IBM
menciptakan HDD dengan menggunakkan head yang terpisah dalam setiap komponen
datanya. Yang disebut juga Disk Storage Unit Control System Meganical
International System. Dan HDD pertama yang dapat removable ( dapat dicopot atau
dipasang lagi ) adalah IBM 1311, yang menggunakan IBM 1316 untuk menyimpan 2
juta karakter. Di tahun 1973, IBM mengenalkan IBM 3340, yang merupakkan HDD
pertama yang menggunakan sistem disk “ Whincester “, yang pertama menggunakan
sealed head/disk assembly ( HDA ). Teknologi ini didesign oleh Kenneth
Haughton.
Sebelum tahun 1980-an,
kebanyakkan HDD berurukuran 8 INCH atau 14 INCH, sehingga membutuhkan banyak
tempat untuk menyimpan HDD tersebut. Sampai pada tahun 1980, ketika Seagate
teknologi mengenalakan ST-506 yang merupakan HDD pertama yang berukuran 5,25
inch dengan kapasitas 5 megabites. Dan sekarang ini bahkan, HDD sudah mencapai
capasitas Terrabites dalam ukuran 3,5 inch. Untuk itu dibawah ini saya
menyediakan timeline yang saya dapat dari suatu web tentang perkembangan HDD
sampai saat ini.
> Hard disk pertama
yang lahir ke dunia ini adalah Hard disk yang ditawarkan oleh IBM pada tahun
1956, memiliki berat 500Kg dan hanya menawarkan kapasitas sebesar 5MB. Media penyimpanan
seperti ini membutuhkan sebuah kompressor udara bertekanan dan masih jauh untuk
penggunaan dirumah. Hard disk ini biasanya di sewakan kepada perusahaan”, untuk
jangka waktu tertentu. dengan biaya penyewaan $5000 US dollar/bulan. Spec : IBM
350 (5MB, 24 Inchi, access time 600ms, 1200rpm, 500KG, 10W)
> Open Hard Disk
atau juga yang dikenal dengan nama IBM 1311 diperkenalkan pada tanggal 11
oktober 1962, Harddisk ini dapat menyimpan 2 juta karakter pada disk pack yang
diganti. Ketebalan HD mencapai 4 Inchi, berat 4,5Kg, dan memiliki 6 disk yang
berukuran 14 inchi dan 10 permukaan yang dapat ditulis.
> Winchester ’73,
IBM memulai program Winchester dengan piringan berputaryang terpasang permanen,
Mekanisme loading menjadi masalahnya, demikian juga kedekatan nama HD tersebut
dengan nama sebuah senjata (Winchester), sehingga sempat diperdebatkan.
> Winchester 8
inci, pada tahun 1979, diperkenalkan Harddisk Winchester pertama untuk
industri, harddisk ini masih sangat berat dan mahal, sekitar 1000 euro/Mb.
> Pada tahun 1980
Seagate meluncurkan Harddisk 5,25 inci pertama kepasaran yang bernama
ST506,(6mb, 3600rpm, harga :1000 US dollar)
> Pada tahun 1989
Western Digital membuat standar IDE (Integrated Drive Electronics) untuk semua
ukuran Harddisk
> Perkembangan
Harddisk yang sangat pesat dimulai pada tahun 1997 dengan adanya Giant Magnet
Resistance (GMR) yang ditemukan oleh Peter Gurnberg, dengan DTTA-351680, IBM
dapat mengatasi batasan kapasitas 10GB.
> Pada tahun 2001
perusahaan Maxtor mengeluarkan harddisk Maxtor VL40 32049h2, dengan kapasitas
20 GB (masih sangat besar kala itu)
> Pada tahun 2004,
Seagate meluncurkan Hard disk SATA pertama dengan Native Command queing.
kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB.
> Pada tahun 2005
Samsung memperkenalkan sebuah hybrid hard disk 2.5 inci, HD ini menggunakan
komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory yang berfungsi sebagai buffer
yang cepat.
> Pada tahun 2006
Seagate meluncurkan Penperdicular Recording, Momentus 5400.3 sebuah HD 2.5
inci, berkapasitas 160 GB yang menggunakan teknik vertical recording
> Pada tahun 2007
Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 HD Terabyte pertama ke pasaran, dengan
kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte.
> 2010-….? Solid
State Drive, tidak berisik, hemat daya, cepat dan sangat handal, inilah
kriteria HD masa depan, SSD dengan kapasitas paling besar saat ini berukuran
256GB, kekurangannya terletak pada masalah harga, Flash Memory masih sangat
mahal, Para Ahli memprediksi bahwa masih dibutuhkan sekitar 5 tahun sampai SSD
dapat menyamai kapasitas HD konvensional dengan harga yang sama.
1. Flash
Disk
Komputer sudah menjadi
barang yang tidak asing lagi di zaman semodern sekarang. Hampir setiap rumah
memiliki minimal satu komputer di dalamnya. Bahkan sudah ada komputer portable
yang bisa dibawa kemana-mana, bernama laptop. Orang memakai komputer, biasanya
untuk membuat sesuatu, dokumen atau apapun. Dan setelah dibuat tentu perlu
disimpan. Media penyimpanan ini dinamakan memori.
Kebutuhan manusia juga
membuat diperlukannya memori portable, yang bisa dibawa kemana-mana, bisa
ditulis ulang, dan berkapasitas cukup besar, maka muncullah Flash Disk.
Flash Disk atau Flash
Drive adalah media penyimpan data yang menggunakan flash memory dan diakses
menggunakan USB port. Flash disk menggunakan gabungan berbagai teknologi
sehingga murah, konsumsi energi rendah dan berukuran kecil. Dasar teknologi
yang digunakan untuk memori flash disk adalah EEPROM. Namun teknologi EEPROM
hanya bisa ditulis ulang setelah semua isinya dihapus. Hal ini tentu sangat
merepotkan. Peneliti akhirnya menemukan sebuah cara bagaimana membagi memori
dari EEPROM menjadi bagian-bagian kecil, yang bisa dihapus tanpa memengaruhi
bagian lain. Sehingga flash disk bisa ditulis ulang apapun keadaannya, seperti
yang ada sekarang.
Perkembangan flash
disk sangat pesat. Flash disk saat pertama kali dipasarkan pada tahun 2000
hanya berkapasitas 8 MB. Sekarang, tahun 2011, hanya berselang 11 tahun, kapasitas
flash disk terbesar yang dipasarkan adalah 256 GB, 32000 kali lipatnya.
Perkembangan secepat ini disebabkan peneliti sudah menemukan teknologi yang
semakin canggih. Material yang tersedia pun semakin lama semakin canggih,
terutama setelah ditemukan dan berhasil dimanfaatkannya logam semikonduktor.
Tidak hanya disknya, port USB-nya pun terus berkembang. USB port yang pertama
dikenalkan pada tahun 1996, USB 1.0, memiliki kecepatan transfer data maksimum
12Mbit/s. Sedangkan USB 2.0, yang
dikeluarkan pada tahun 2000, memiliki kecepatan transfer data 480 Mbit/s. 40
kali lipat dari USB 1.o. Kemudian tahun 2010 dipasarkan USB 3.0 yang memiliki
kecepatan transfer data hingga 5Gbit/s, 10 kali lipat dari USB 2.0.
Sangat terlihat
perkembangan flash disk dari tahun ke tahun. Dalam waktu 11 tahun saja,
kapasitas flash disk sudah bertambah hingga 32000 kali lipat dan kecepatan
transfernya bertambah 10 kali lipat. Hal ini menunjukkan perkembangan teknologi
yang sangat pesat. Tidak terbayang apa yang akan terjadi 10 tahun yang akan
datang.
Komentar
Posting Komentar